
Dalam hidup ini, banyak yang beranggapan bahwa hidup dan rezeki adalah ibarat matematika, yakni satu tambah satu sama dengan dua, dan satu dikurangi satu pasti nol. Padahal rezeki dalam kehidupan ini tidak bisa dihitung dengan ilmu matematika. Dalam hidup terkadang 1+1 memang 2. Namun, bisa saja 1+1= 0 (nol) atau 1-1 bisa jadi 10 (sepuluh).
Pada bulan Dzulhijjah ini, kita diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban di Hari Raya Qurban atau Idul Adha yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah atau di Hari Tasyriq, yaitu: tanggal 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah. Malam itu, kami meluncur ke Pondok Pesantren di mana kami pernah belajar/mengajar, untuk menyampaikan amanat/titipan 2 ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur.
Ibadah Qurban memiliki dua dimensi, yakni vertikal dan horizontal. Dimensi vertikal artinya ibadah yang ditujukan hanya kepada Allah SWT, sementara dimensi horizontal adalah ibadah sosial berupa berbagi rezeki untuk membahagiakan orang lain. Ketika kita mampu membahagiakan orang lain, maka kita pun akan merasa bahagia dan pada akhirnya kebahagiaan bersama juga akan mudah terwujud, sehingga kehidupan di tengah-tengah masyarakat pun akan bahagia, damai, dan sejahtera.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H (Ma’ruf S Marmah)