Kamis, 19 Februari 2026

Peta Jalan Komunitas Kajoran Sinau: Kolaborasi Tanpa Batas, Dari Refleksi Menjadi Aksi

Udara sejuk Balkondes Karangrejo Borobudur, pada Jumat (13/2/2026) lalu menjadi saksi semangat membara para pendidik dari Kecamatan Kajoran. Bukan sekadar rapat biasa, dua puluh orang penggerak pendidikan yang tergabung dalam Komunitas Belajar Kajoran Sinau berkumpul untuk menyatukan visi, merefleksikan langkah, dan menyusun strategi besar untuk satu tahun ke depan.

Lebih Dari Sekadar Komunitas

"Di Kajoran, potensinya sangat luar biasa," ujar Makruf Sodikin, Korwil Disdikbud Kecamatan Kajoran. Pernyataan ini bukan isapan jempol semata. Untuk itu, Kajoran membutuhkan wadah kreativitas yang mampu menampung energi besar para guru dan tenaga kependidikan, dan wadah itu bernama Kajoran Sinau.

Ketua PGRI Cabang Kajoran, Muhammad Ainur Rofiq, menyebutnya sebagai "Kolaborasi riil". Di sini, sekat-sekat latar belakang melebur. Guru seni, ahli IT, jagoan public speaking, desainer grafis, videografer, hingga pegiat literasi duduk dalam satu meja. Mereka tidak saling bersaing, melainkan saling melengkapi, menjadi paket lengkap untuk kemajuan Pendidikan di Kecamaan Kajoran.

Tantangan Adalah Bahan Bakar

Apakah perjalanan mereka mulus? Tentu saja tidak. Diskusi yang dipimpin oleh Ketua Komunitas, Anggun Pribowo, secara terbuka membedah kendala di lapangan. Mulai dari keterbatasan peralatan hingga padatnya jam terbang para personel.

Namun, justru di situlah letak kekuatannya. Tantangan tidak membuat mereka berhenti, melainkan memicu kreativitas. Melalui diskusi yang hangat, lahirlah Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang solid. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bisa diterobos dengan mindset yang tak terbatas.

Menatap Masa Depan: Dari Musik Hingga Literasi

Kajoran Sinau tidak hanya bergerak di dalam kelas. Mereka telah merambah dunia digital lewat kanal YouTube, menjadi event organizer andal, hingga menghibur lewat grup band Harmoni in Diversity.

Kini, gebrakan baru sedang disiapkan. Divisi literasi tengah bergerak mengumpulkan guru-guru yang memiliki passion di bidang menulis. Mimpi besarnya? Menerbitkan buku karya guru-guru Kajoran! Ini adalah langkah konkret untuk menguatkan budaya literasi, bukan hanya lewat slogan, tapi lewat karya nyata.

Kisah dari Balkondes Karangrejo Borobudur ini mengirimkan sinyal kuat: Pendidikan akan maju jika kita mau bergerak bersama. Jangan menunggu sempurna untuk memulai, tapi mulailah untuk menyempurnakan. (Makruf S Marmah)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peta Jalan Komunitas Kajoran Sinau: Kolaborasi Tanpa Batas, Dari Refleksi Menjadi Aksi

Udara sejuk Balkondes Karangrejo Borobudur, pada Jumat (13/2/2026) lalu menjadi saksi semangat membara para pendidik dari Kecamatan Kajoran....