MAGELANG – Semangat peningkatan mutu pendidikan menembus batas geografis saat SDN Banjaretno sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Tata Kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Selasa, 15 September 2026. Sekolah yang terletak di area lereng Gunung Sumbing Kajoran ini menjadi pusat berkumpulnya para agen perubahan dari enam SD penerima dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja (BOSKIN).
Keenam sekolah penerima BOSKIN di wilayah Kabupaten Magelang
yang hadir dan berkomitmen dalam penguatan tata kelola ini meliputi:
- SDN Ngepanrejo
Bandongan
- SDN Sukodadi
1 Bandongan
- SD
IT Ma’arif Ma’ahidul Irfan Bandongan
- SDN Bandongan
3 Bandongan
- SDN Gandusari
1 Bandongan
- SDN Banjaretno
Kajoran
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Korwil Disdikbud
Kecamatan Kajoran, Makruf Sodikin, S.Pd., MM.Pd. Dalam pengarahan
intensifnya, Korwil menegaskan bahwa dana BOSKIN yang diterima harus menjadi
pemantik utama dalam melahirkan budaya mutu sebagai budaya kerja sehari-hari
bagi seluruh warga sekolah melalui pengelolaan SPMI yang akuntabel.
Hadir sebagai narasumber adalah Muhilal, M.Pd. (Pengawas
Sekolah Windusari), yang mengupas tuntas tentang Implementasi Tata Kelola SPMI
di satuan pendidikan.
Kepala SDN Banjaretno, Salamah, S.Pd., selaku tuan
rumah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih mendalam atas kehadiran
seluruh sejawat kepala sekolah dan guru. "Tantangan geografis menuju
sekolah kami tidak kecil, namun kehadiran dan antusiasme Bapak/Ibu hari ini
menjadi bukti nyata dedikasi kita untuk anak didik semuanya," tutur
Salamah dalam sambutannya.
Guna mencairkan suasana dan membakar semangat peserta,
panitia memberikan kejutan berupa apresiasi khusus. Penghargaan diberikan
kepada peserta yang sukses meraih predikat hadir paling awal, peserta dengan
jarak tempuh rumah terjauh, serta peserta yang memberikan testimoni paling
berkesan hari itu.
Medan ekstrem menuju lokasi Bimtek justru melahirkan cerita
pemersatu di kalangan peserta. Saat sesi testimoni, salah satu perwakilan guru
mengungkapkan bagaimana perjalanan menuju SDN Banjaretno menguji keterampilan
berkendara sekaligus memanjakan mata.
"Jujur, jalan menuju ke lokasi bimtek ini sangat
menantang dengan medan yang tergolong ekstrem. Tapi, ketegangan itu langsung
terbayar lunas karena sepanjang jalan kami disuguhi pemandangan alam yang
sangat elok dan asri," ungkap salah satu peserta yang disambut tepuk
tangan riuh.
Kegiatan Bimtek ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk segera menerapkan ilmu yang didapat. Dengan semangat tata kelola SPMI yang baru, sekolah-sekolah di Kabupaten Magelang siap melangkah pasti menuju pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.(Makruf S Marmah)
