Jumat, 13 Juni 2025
SDN Kajoran 2 Lepas 21 Siswa Kelas 6, Siap Lanjutkan Pendidikan ke Jenjang SMP
Rabu, 28 Mei 2025
Kunjungan Takmir Masjid “AR-ROHMAN” Borobudur ke Masjid “JOGOKARIYAN” Yogyakarta: NGANGSU KAWRUH MANAJEMEN MASJID
Masjid Ar-Rohman Dusun Janan Borobudur adalah salah satu masjid yang berada di jantung kota Borobudur, tepatnya di Jalan Pramudya Wardhani Borobudur Magelang. Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 11 Mei 2025, Takmir Masjid Ar-Rohman melakukan kunjungan studi referensi ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali ilmu (ngangsu kawruh) terkait manajemen masjid yang efektif dan inovatif, guna meningkatkan kualitas pengelolaan Masjid.
Masjid Jogokariyan dikenal sebagai salah satu masjid dengan manajemen terbaik di Indonesia yang mampu menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Pengelolaan masjid ini mengedepankan kompetensi pengurus dan wawasan luas tentang manajemen sehingga masjid dapat berfungsi sebagaimana pada masa Rasulullah SAW, yakni 70% digunakan sebagai gerakan sosial dan 30% untuk ibadah.
Dalam kunjungan tersebut, takmir Masjid Ar-Rohman mendapakan pelajaran tentang berbagai aspek manajemen masjid, mulai dari struktur organisasi, budaya organisasi, hingga manajemen sumber daya manusia yang melibatkan warga sekitar masjid secara aktif. Pendekatan ini terbukti telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar dan menjadikan Masjid Jogokariyan sebagai inspirasi pengelolaan masjid di seluruh Indonesia.
Selain itu, takmir Masjid Jogokariyan juga berbagi strategi komunikasi yang persuasif dan personal dalam membangun hubungan dengan jamaah dan masyarakat, termasuk mengadakan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan komunitas muslim maupun non-muslim. Hal ini turut mendukung kemakmuran masjid dan kenyamanan para pengunjungnya.
Kunjungan studi referensi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Takmir Masjid Ar-Rohman untuk mengimplementasikan berbagai strategi dan sistem manajemen yang telah dipelajari, seperti program jamaah teraktif yang pernah diterapkan di beberapa masjid lain sebagai upaya mendorong jamaah lebih rajin beribadah dan aktif dalam kegiatan masjid. Dengan demikian, Masjid Ar-Rohman dapat berkembang menjadi pusat kegiatan umat yang lebih optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kegiatan studi referensi ini menunjukkan komitmen Takmir Masjid Ar-Rohman dalam meningkatkan kualitas pengelolaan masjid melalui pembelajaran dan adaptasi praktik baik dari masjid-masjid lain yang telah sukses dalam manajemen dan pemberdayaan jamaah. (Makruf S Marmah)
Selasa, 27 Mei 2025
Penyerahan Bantuan Dana Gotong Royong Anggota Pramuka Kwarran Kajoran untuk Korban Tanah Longsor di MI/RA Al-Huda Pandanretno
Kwarran Kajoran kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap
sesama dengan menyalurkan bantuan Dana Gotong Royong kepada MI/RA Al-Huda
Pandanretno yang baru-baru ini mengalami musibah tanah longsor. Kegiatan
penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di
MI/RA Al-Huda Pandanretno. Acara tersebut dihadiri oleh Korwil Disdikbud
Kecamatan Kajoran, Waspendais, Ketua PGRI Cabang Kajoran, Pengurus K3S Kajoran,
Pengurus Andalan Ranting Kajoran, guru dan tenaga kependidikan dari MI/RA
Al-Huda Pandanretno, serta perwakilan dari pemerintah desa setempat.
Dalam sambutannya, Korwil Disdikbud Kecamatan Kajoran
menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam
Gerakan Pramuka, terutama dalam membantu meringankan beban masyarakat yang
terdampak bencana. “Bantuan Dana Gotong Royong ini merupakan wujud nyata dari
nilai-nilai kepramukaan yang mengajarkan kita untuk saling membantu dan peduli
terhadap sesama. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang
sedang tertimpa musibah dan memotivasi semua pihak untuk bangkit kembali setelah
musibah ini,” ujar Makruf Sodikin selaku Korwil Disdikbud Kecamatan Kajoran.
Sementara itu, Makmuriyah selaku Ketua Kwarran Kajoran menyampaikan ucapan
terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan Pramuka Peduli
Kwaran Kajoran tersebut.
Musibah tanah longsor yang melanda MI/RA Al-Huda Pandanretno beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas sekolah sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar. Dengan adanya aksi peduli dari anggota Pramuka Kwarran Kajoran diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan lancar. Selain itu, dengan kehadiran teman-teman anggota pramuka Kecamatan Kajoran, keluarga MI/RA Al-Huda Pandanretno merasa tersulut semangatnya untuk lekas bangkit dari musibah yang baru saja dialaminya. Demikian yang disampaikan oleh Titik Ernawati (Kepala MI Al-Huda Pandanretno) dalam sambutannya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Pramuka Kwarran Kajoran dengan masyarakat sekitar, khususnya di lingkungan pendidikan. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk dterus berkontribusi dalam membangun lingkungan yang lebih baik dan tangguh dalam menghadapi bencana. (Makruf S Marmah)
Jumat, 28 Februari 2025
PADUSAN: Dari Sungai ke Kolam Renang, Tradisi Menyucikan Diri Menjelang Ramadhan
Selasa, 04 Februari 2025
Apresiasi itu Wajib: Pentingnya Memberi Penghargaan kepada Guru
1. Meningkatkan Motivasi dan Semangat Kerja
Pemberian penghargaan kepada guru dapat menjadi sumber
motivasi yang besar. Ketika guru merasa dihargai atas usaha dan dedikasinya,
mereka akan lebih termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajarannya.
Penghargaan bisa datang dalam berbagai bentuk, mulai dari ucapan terima kasih
sederhana hingga penghargaan resmi seperti sertifikat atau piagam. Semua bentuk
apresiasi ini dapat membuat guru merasa diakui dan dihargai, yang pada
gilirannya akan meningkatkan semangat kerja mereka.
2. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif
Apresiasi terhadap guru juga berkontribusi pada terciptanya
lingkungan belajar yang positif. Ketika guru merasa dihargai, mereka akan lebih
bersemangat dalam mengajar dan lebih peduli terhadap perkembangan siswa. Hal
ini menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif, di mana siswa merasa nyaman
untuk belajar dan berinteraksi. Lingkungan belajar yang positif sangat penting
untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif.
3. Mendorong Inovasi dalam Pembelajaran
Penghargaan juga dapat mendorong guru untuk berinovasi dalam
metode pengajaran mereka. Dengan adanya pengakuan atas usaha mereka, guru akan
lebih berani mencoba pendekatan baru dan kreatif dalam mengajar. Inovasi ini
tidak hanya bermanfaat bagi guru itu sendiri tetapi juga bagi siswa, yang
mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermanfaat.
4. Menjadi Teladan bagi Siswa
Ketika guru mendapatkan penghargaan, hal ini juga memberikan
contoh yang baik bagi siswa. Siswa akan belajar bahwa kerja keras dan dedikasi
akan dihargai, sehingga mereka terdorong untuk melakukan hal yang sama dalam
belajarnya. Apresiasi dapat menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin,
tanggung jawab, dan kerja keras pada generasi muda.
5. Menghargai Peran Guru dalam Masyarakat
Memberikan penghargaan kepada guru juga merupakan bentuk
pengakuan terhadap peran penting mereka dalam masyarakat. Guru adalah pilar
pendidikan yang membantu membentuk masa depan bangsa. Dengan menghargai
jasa-jasa mereka, kita turut serta dalam menghormati profesi pendidik dan
tenaga kependidikan, dan menunjukkan bahwa kita menghargai kontribusi mereka
terhadap pembangunan sumber daya manusia.
Memberikan apresiasi atau penghargaan kepada guru bukanlah
sekadar formalitas, tetapi merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam dunia
pendidikan. Dengan menghargai dedikasi dan kerja keras para pendidik dan tenaga kependidikan,
kita tidak hanya meningkatkan motivasi mereka tetapi juga menciptakan
lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.
Apresiasi itu wajib, karena tanpa pengakuan atas usaha
mereka, kita mungkin akan kehilangan
semangat para pendidik dan
tenaga kependidikan yang telah berjuang keras untuk mencerdaskan
generasi penerus bangsa. Mari kita bersama-sama memberikan apresiasi kepada
para guru dan tenaga
kependidikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka! (Makruf S Marmah)
Sabtu, 01 Februari 2025
Rapat Kerja K3S Kecamatan Kajoran: Sinergi Meningkat, Prestasi Melesat
“Rapat
kerja tersebut
bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tahun lalu serta merumuskan rencana kerja
untuk satu tahun ke depan”, demikian yang disampaikan
Nasokhah, S.Pd. selaku Ketua K3S dalam sambutannya. Sementara itu, Korwil
Disdikbud dalam sambutan dan pengarahannya menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan inovasi dalam meningkatkan kualitas
pendidikan.
Dalam rapat yang terbagi menjadi empat komisi
tersebut, pada intinya adalah penyampaian laporan tentang pencapaian dan tantangan yang
dihadapi selama satu
tahun sebelumnya. Komisi A yang membidangi kurikulum yang diwakili oleh
oleh Tri Gunarsih, S.Pd. melaporkan, bahwa
penyusunan dokumen KSP meskipun sudah selesai semuanya, namun tenggat waktu
yang telah disepakati untuk pengumpulan dokumen tersebut masih belum dapat ditepati.
Sehingga hal ini menjadi catatan tersendiri agar dapat menjaga komitmen untuk
tahun berikutnya.
Dari hasil pemaparan empat komisi, rata-rata masih
meninggalkan beberapa catatan yang harus diperbaiki/tingkatkan. Namun dari
komisi yang membidangi masalah prestasi siswa, untuk tahun kemarin sempat menorehkan
catatan yang membanggakan, yaitu ananda Wida Afifa Choirunnisa dari SDN
Sukomulyo mampu berbicara di level nasional, khususnya dalam cabang kriya di
gelaran FLS2N dan berhasil meraih juara harapan 1 tingkat nasional.
Setelah selesai
pemaparan/evaluasi dari setiap komisi, masing-masing
komisi melanjutkan untuk merancang rencana kerja untuk satu tahun ke depan. Rencana tersebut mencakup peningkatan
kompetensi guru dan tenaga kependidikan, prestasi siswa, pengembangan
program baru, serta kerjasama
antar lembaga guna
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
Rapat kerja
yang berlangsung dari pagi sampai sore tersebut ditutup dengan harapan bahwa hasil dari rapat
kerja tersebut dapat
meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingani dan menghasilkan program yang lebih bermakna untuk
mendukung proses belajar mengajar di sekolah. (Makruf S
Marmah)
Senin, 18 November 2024
FTP 2024: Apresiasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan yang Mau & Mampu Keluar dari Zona Nyaman
Festival Transformasi Pendidikan (FTP) 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, pada tanggal 15 November 2024, menjadi momen berharga bagi para guru dan tenaga kependidikan di Jawa Tengah. Acara tersebut diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) dan dihadiri oleh sekitar 16.000 peserta, termasuk Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, SH., MH., Ph.D.
Festival tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada
para pendidik yang telah menunjukkan dedikasi dan inovasinya dalam
mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar. Dalam sambutannya, Prof. Atip Latipulhayat menekankan pentingnya guru yang berkualitas sebagai syarat untuk menciptakan
pendidikan yang bermutu. Beliau juga mengumumkan beberapa langkah strategis dari
Kementerian Pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru,
termasuk pengurangan beban administratif yang selama ini menjadi kendala.
Gelaran tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang penghargaan,
tetapi juga sebagai platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Berbagai
kegiatan seperti workshop, seminar, dan pameran karya siswa dari 35
kabupaten/kota di Jawa Tengah turut meramaikan festival tersebut. Kepala BBGP Jawa
Tengah, Darmadi, menyatakan bahwa festival ini merupakan bagian dari perayaan
Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November mendatang.
Dengan tema "Guru Hebat Wujudkan Generasi Emas"
festival ini menjadi inspirasi bagi para pendidik untuk terus berinovasi dan
keluar dari zona nyaman mereka demi menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih
baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat terus berkembang dan
memberikan kontribusi positif bagi masa depan pendidikan Indonesia. (Makruf S Marmah)
Ratusan Wali Murid hingga Mantan Kepala Sekolah Hadiri Peringatan Maulid Nabi di SDN Sutopati 2
Peringatan Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Sutopati 2 berlangsung dengan meriah sekaligus khidmat pada Senin, 21 September ...
-
“Guru kencing berdiri, murid kencing berlari.” Sebuah peribahasa klasik yang rasanya tak pernah usang dimakan zaman. Ungkapan ini menjadi pe...
-
Cerpen berjudul “Mendung di Pertengahan Maret” telah diterbitkan dalam buku antologi cerpen “Kenangan Putih Abu-Abu” di tahun 2016 Di Tahu...
-
Hari Kamis, tanggal 2 Oktober 2025, Griyo Butuh di kawasan obyek wisata Nepal Van Java menjadi saksi berlangsungnya Focus Group Discussion (...




